Persija Kamu Tak'kan Pernah Sendiri (Tanpa Penonton Konvoi Jadi Pilihan)
Ditulis Oleh admint   
Friday, 29 January 2010
Sungguh ironi sebuah tim besar yang memiliki dukungan supporter fanatik juga sangat besar, namun pertandingan kandang yang harusnya bisa menjadi keuntungan ganda untuk menaikkan semangat juang disaat berlaga justru terkendala dengan larangan dihadiri oleh supporter dengan berbagai alasan.

Dimulai dari partai yang orang banyak bilang DERBY JAKARTA melawan Persitara tanggal 20 Januari 2010, Persija harus menggelar partai tersebut tanpa didampingi pendukung setianya The Jakmania, dan pecinta Persija lainnya dengan alasan rawan gesekan antara kedua supporter kesebelasan. Namun hal tersebut tidak mengurangi antusias untuk mendukung Persija, ya cara yang ditempuh dengan melakukan konvoi bareng dari mess menuju SUGBK(Stadion Utama Gelora Bung Karno) dan kembali menjemput punggawa Persija dari GBK ke mess.

Hari itu (lawan Persitara, Red.) tidak kurang dari 30 roda dua memulai start dari mess pemain di Ragunan kumpul mulai pukul 12 siang, dengan menempuh rute Ragunan–Mampang–Gatot Subroto–SUGBK lengkap dengan atribut kebesaran oren–oren dengan setia menemani dan mengawal pemain–pemain Persija sampai di SUGBK, setelah sampai di SUGBK rombongan yang terdiri dari berbagai wilayah tersebut mengadakan nobar di beberapa titik, diantaranya di tempat korwil Warung Buncit dan di eks korwil Kebon Jeruk.

Setelah acara nobar di beberapa titik itu selesai dimenit ke 80 pertandingan, rombongan yang terdiri dari anak–anak Warung Buncit, Kebon Jeruk, Pondok Kopi, Tangerang dan beberapa dari wilayah lain yang tidak disebutkan (tidak begitu tahu dengan rinci) serta crew JO ikut dalam rombongan kembali bergerak menuju SUGBK, untuk menjemput dan mengawal bis pemain kembali sampai mess.

Dan pertandingan tanpa penonton untuk kedua kalinya harus dijalani oleh Persija, kali ini partai melawan BONTANG FC 27 Januari 2010, dengan alasan kali ini ada peringatan 100 hari pemerintahan SBY (JAKARTA HARUS STERIL) dan lagi–lagi membuktikan omongan dan slogan PERSIJA KAMU TAKKAN PERNAH SENDIRI, walaupun dengan kekuatan yang tidak seperti pertandingan melawan Persitara hanya dengan 6 pasukan roda dua pada saat berangkat dan kurang lebih belasan motor pada saat pulang, dan belasan sepeda Onthel Oren tetap semangat buat memberikan suntikan moril pemain Persija.

Walaupun dalam pelaksanaan konvoi tersebut tidak jarang menimbulkan sedikit kemacetan di rute yang dilalui, tapi yang namanya Jakarta walaupun Persija sedang tidak ada pertandingan pun tetep macet, pada konvoi ini juga lebih dimudahkan dengan bantuan kawalan dari DLLAJR dengan kekuatan 2 personil. (ZNI)

PERCAYALAH PERSIJA MESKI MESKI TANPA PENONTON KAMU GA SENDIRIAN
Pemutakhiran Terakhir ( Monday, 08 February 2010 )