Siapa yang tidak kenal Bambang Pamungkas, striker Timnas
Indonesia, dan Persija Jakarta (sampai tulisan ini naik cetak) yang memang
sudah tidak perlu diragukan lagi kemampuannya dalam mengolah si kulit bundar.
Lahir 30 tahun lalu, Bepe kecil menghabiskan masa kecilnya hingga menamatkan
pendidikan menengah pertamanya di sebuah kabupaten yang terletak di kota
Semarang yakni Getas.
Diumur 8 tahun bepe kecil sudah mulai bermain bola untuk
bergabung di sebuah SSB di tempat kelahirannya, hingga bakatnya mulai semakin
terasah di saat bepe bergabung di Diklat Salatiga. Hingga pada akhirnya di usia
yang belum genap 20 tahun Bepe Junior mulai bergabung dengan klub kebangaan
kota Jakarta, Persija. Di Persija lah karir sepakbola Bambang Pamungkas mengalami
peningkatan pesat. Total sudah 115 gol ia cetakan selama membela team yang
berjuluk Macan Kemayoran.
Selain dari jumlah gol yang sudah dicapai, Bepe turut serta
mengantarkan Persija Jakarta meraih juara pada tahun 2001, serta beberapa
penghargaan yang pernah diraihnya mulai dari pemain terbaik, hingga topskor
selama membela Persija.
Prestasi bagus di Persija ternyata juga berimbas juga kepada
penampilannya di Timnas Indonesia, walaupun belum berhasil mempersembahkan
gelar juara dalam event kejuaraan apapun, Bepe berhasil membuat sejarah baru
dengan jumlah gol terbanyak di timnas, mengalahkan Kurniawan Dwi Julianto yang
juga merupakan pemain yang menjadi inspirasinya selama ini dengan torehan 35
gol.
Karir Bepe tidak hanya cemerlang didalam negeri saja,
tercatat bepe pernah menjajal kerasnya sepakbola negeri kincir angin selama 4
bulan bersama EHC Norad, dan bersama Selangor yang sukses dibawanya juara
44kompetisi yang berbeda di tahun yang
sama, serta menjadi pemain terbaik, Malaysia Cup pada tahun 2005.
Dengan semua catatan – catatan karier dan prestasi yang
sudah diraihnya, tidak menjadi suatu hal yang aneh apabila bepe memiliki banyak
fans dan penggemar. Tidak hanya dari supporter Persija saja, namun dari
kalangan supporter lain kagum dengan sosoknya. Dan penggemar ataupun fans bepe
memiliki sebutan tersendiri yaitu Bepe lovers.
Terkadang kecintaan Bepe lovers terhadap Bambang Pamungkas
melebihi kecintaanya terhadap Persija. Jadi mereka “seperti” tidak begitu
perduli dengan team secara keseluruhan tapi hanya kepada seorang bepe. Hal
tersebut sebenarnya berdampak kurang baik untuk team Persija, karena Persija
membutuhkan support tidak hanya kepada individu kepada pemain tapi kepada
keseluruhan team.
Sampai yang terhangat sedang dibicarakan menjelang persiapan
Persija menghadapi kompetisi ISL musim depan, yang mana dikabarkan Bambang
Pamungkas akan meninggalkan klub yang telah membesarkan namanya untuk kembali
menunjukan aksinya berlaga di luar negeri. Kali ini klub yang dikabarkan
berminat untuk meminang bepe, yakni klub Wellington Phoenix, klub asal Selandia
Baru yang mengikuti kompetisi tertinggi liga Australia (A-League).
Berita yang menjadi 2 sisi yang berbeda dipersepsikan, bagi
Bepe sendiri kesempatan ini tentu bisa dijadikan sebagai catatan tersendiri
dalam kariernya di dunia sepakbola yang digelutinya selama ini, tapi tidak bagi
bepe lovers. Karena bagi Bepe lovers, kepergiaan bepe ke Australia, sama saja
dengan tidak bisa melihat aksi – aksi bepe di Indonesia. Hal tersebutyang tidak diinginkan oleh mereka. Sedikit
konyol memang kedengarannya tapi itulah fenomena yang terjadi. Seperti yang
terangkum dalam beberapa media online yang terpantau oleh Jak Online, melalui
account twitter resmi Jak Online di @JakOnline
Seperti ini lah reaksi mereka ketika mengetahui rencana
kepindahan bepe, “bepe ga boleh pindah,akuga rela, nanti aku jadi ga semangat lagi
nonton Persijanya kl ga ada bepe “ada lagi seperti ini “ga rela bepe pindah ayo dong manajemen
Persija tahan bepe supaya jangan pergi” ada juga yang bilang kaya gini “bepe
please jangan pindah dari Persija, belum siap kehilangan kamu” dan dari semua kata – kata yang terangkum di
twitter JO, ada satu yang sangat ekstrim “ gue doain bepe gagal tes kesehatannya di
Australia, biar ga jadi pindah, masih belum bisa terima bepe pindah”
Mungkin bagi yang membaca semua keluh kesah bepe lovers
terlihat sangat berlebihan, tapi itulah fakta yang ada. Bambang Pamungkas sudah
menjadi magnet tersendiri bagi para penggemarnya. Bagi gue pribadi apapun keputusan
yang diambil Bambang Pamungkas, harus disupport karena itu semua untuk kebaikan
kariernya kelak. ( Zni _JO )
formasi bisa berubah,
pemain bisa berganti, hanya satu yang tak berubah dan berganti RASA CINTA INI
AKAN ABADI
Masa bodo dengan
manajemen, masa bodo materi pemain, cuek aja cuek gue gue aja..
Yang gue cinta Cuma
Persija yang gue dukung Cuma Persija yang gue nanti Cuma Persija..