|
"Setelah bigmatch Persija vs Persib, Rangga (Edo Borne) bersama suporter fanatik Persija Jakarta terlibat bentrok dengan musuh bebuyutan mereka, suporter Persib Bandung. Hal yang tak terduga terjadi, Rangga jatuh cinta dengan Desi (Sissy Prescillia), seorang suporter Persib.
Bertaruh nyawa ia lakoni untuk menemui Desi di Bandung. Teman-temannya yang mengetahui hal tersebut menganggap Rangga sebagai pengkhianat. Di sisi lain, Desi juga harus berjuang menghadapi penolakan yang sangat keras dari keluarganya atas Rangga. Konflik dari cerita dua sejoli ini menjalar menjadi konflik antara dua kekuatan suporter sepakbola terbesar di Indonesia. Cinta sejati Rangga dan Desi dianggap sebagai noda bagi sebuah perseteruan abadi antara Persija dengan Persib”. Cerita diatas mungkin hanyalah gambaran fiktif seorang Andi Bachtiyar Yusuf, seorang sutradara muda yang ingin mengangkat kisah romantis Romeo dan Juliet dengan latar belakang konflik yang berbeda, perseteruan kelompok supporter sepakbola, The Jakmania Persija Fans Club dan Viking Persib Club. 
Namun, cerita diatas ternyata bukanlah cerita fiktif belaka, tepatnya Sabtu 9 Januari 2010 saat pertandingan Persib Bandung menghadapi musuh besarnya Persija Jakarta di stadion Si Jalak Harupat, Kab. Bandung. Dua insan saling mencinta, walau dengan latar belakang yang berbeda, adalah Sjaikhunnas El Muttaqien dan Wiedy Yang Essa, akhirnya bertempat di Balai Pertemuan UNI, Bandung mereka pun memutuskan untuk berikrar saling mencinta selamanya dalam sebuah acara yang sakral bernama Pernikahan. 
Sjaikhunnas El Muttaqien atau akrab disapa Annas adalah mahasiswa asal Jakarta yang sedang studi di Bandung dan diapun merupakan seorang Persijalovers, tergabung dalam komunitas Jakmania Bandung, sementara sang Juliet adalah Wiedy Yang Essa adalah urang Bandung asli, terlahir untuk menjadi pendukung Persib selamanya. Perbedaan itu ternyata dapat menyatukan keduanya… “Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah diciptakanNya untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri, supaya kamu mendapat ketenangan di hati dan dijadikan Nya kasih sayang di antara kamu, sesungguhnya yang demikian menjadi tanda-tanda kebesaranNya bagi orang-orang yang berfikir.” (Q.S Ar-rum : 21)
“Semoga Allah menghimpun yang terserak dari keduanya dan kiranya Allah memberkahi dan member mereka berdua keturunan yang lebih baik, menjadikannya pembuka pintu rahmat, sumber ilmu dan hikmah, serta memberi rasa aman bagi ummat.” (Do’a Nabi Muhammad SAW pada pernikahan putrinya Fatimah Az-zahra dengan Ali Bin Abi Thalib) *ditulis oleh : abahRam |